Risauku

Senin, 26 November 2012


                           untuk bapak tercinta


Baginda..
nafasmu separuh usia
gagahmu adlah laut dlam
harimu adalah keluhan air laut malam

Ada risau
ketika aku selami istana hati
para hulu balang dan putri cinde
hanya ada hitungan bintang yang kan dikantonngi
tentang jaya negeri sendiri

Bagaimana dengan hulu bungsu
mereka menjawab dengan melihat matahari
terus menerus menghitung bintang
bagind, jangan pernah ada titipkan nama
karena hulu balang bungsu
masih butuh asam gunung yang pernah kau daki
masih butuh air laut yang pernah kau arungi
untuk kujadikan tangan dan kaki

                                        
                    

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.